Kamis, 12 November 2020
tugas percobaan bahasa indonesia
Senin, 02 November 2020
WINTER
a f i i f a h d e f f a r i
Di pagi hari musim salju ini, tersenyum bukahlah hal yang suram bagi orang-orang yang tinggal di Desa ‘Phlossom’ ini, mereka berlalu lalang melakukan aktivitas yang baru di musim dingin kali ini dengan pakaian hangat dan tebal. Mereka juga sering menyapa orang lain karena ini sudah menjadi kebiasaan di Desa Phlossom.
“Selamat pagi Luna, mau mengunjugi makam ibu mu?” Tanya seorang wanita pembawa kayu bakar tersebut. Dia adalah Nyonya Lilah, salah satu pembawa kayu yang terkenal di Desa Phlossom.
“Iyaa, badai salju semalam mungkin membuat nisan ibuku tertumpuk oleh salju.” Jelas Luna sambil mengosok-gosok tangannya yang kedinginan.
“Baiklah Luna semoga hari mu menyenangkan.” Ucap Nyonya Lilah dengan senyumnnya.
Luna Amora gadis cantik dengan rambut panjang indah berwana putih agak kekuningan dihiasi oleh warna mata birunya yang sangat mempesona dan sempura. Sayangnya hidupnya tidak sesempurna itu. Ibunya meninggal akibat kecelakaan lalu lintas ketika hendak pergi ke kota membeli keperluan untuk musim panas.
Saat ini Luna tinggal bersama Paman dan Bibi nya, mereka sangat kasar sering membentak Luna bahkan mimpi dan cita citanya pun mereka hancurkan. Luna sepertinya sudah tidak ada harapan lagi, dia pasrah dengan semuanya. Sekarang Luna dimakam ibunya. Tampa sarung tangan dia membersihkan nisan ibunya yang tertumpuk oleh salju hingga nama ibunya terlihat kembali dari nisan tersebut.
“Selamat pagi Ibu, aku membawakan mu bunga Amaryllis.” Luna menaruh bunga itu di tumpukan makan ibunya. Suasana pemakaman ini tampak seperti lapangan putih dan sangat sepi, hanya Luna yang berada di sana.
“Sepertinya aku yang pertama datang.” Ucapnya pada dirinya sendiri.
“Kau salah, aku yang pertama datang ke sini.” Suara berat dari lelaki tersebut mengejutkan Luna.
Luna memasang eksperesi bingung, dia sama sekali tidak pernah melihat wajah lelaki tersebut di Desa Phlossomini, “K-kau siapa?” Tanya Luna gugup.
“Oliver. Oliver Gaey, aku baru pindah berapa hari lalu dan itulah mengapa wajahku sangat asing disini.” Jelas Oliver.
Luna tidak begitu peduli, dia langsung pergi begitu saja dari pandangan Oliver dan pemakaman. Luna tidak terlalu suka berurusan dengan orang yang baru dia kenal lagipula dia juga sedikit berhati hati,siapa tau dia adalah pencuri yang berpura pura menyamar menjadi salah satu orang di Desa sini.
Oliver sedikit kesal karna Luna langsung pergi begitu saja, jadi dia memutuskan untuk mengikuti Luna. Dia melihat sekeliling pemandangan yang di penuhi oleh pohon yang tinggi, seperti hutan tetapi pepohonanya tidak begitu lebat cahaya matahari pun masih bisa terlihat dan pemandangan nya juga terlihat indah.
Sampai dimana dia melihat Luna duduk ditahan tampa alas. Luna menikmati pemandangan di depannya, ada danau yang besar tetapi dikarena kan sedang musim dingin danau tersebut beku.
“Hai.” Sapa Oliver kepada Luna.
“Kau mengikuti ku sampai kesini?!” Seru Luna dengan nada kesalnya.
“Tenanglah aku bukan penjahat ataupun pencuri, aku hanya ingin berkenalan denganmu.” Jelas Oliver menatap Luna tetapi arahnya matanya berpindah ke tangan Luna, terlihat banyak garis garis luka di tangannya.
Oliver duduk di samping Luna, tidak ada yang berbicara hanya ada kicauan burung dan suara angin hingga Oliver membuka suaranya.
“It can be scary and challenging to show who you are but in the end, it’s you who live your OWN LIFE, so live it the way you want it to be. Aku pernah baca salah satu buku dan ini salah satu kalimat yang paling aku suka.” Oliver mengerti apa yang Luna rasakan apalagi saat melihat garis luka di tangannya.
“Maksud kamu?” Tanya Luna, walaupun sebenarnya dia mengerti apa yang di maksud oleh Oliver.
“Raih semua mimpi-mimpi kamu, selagi itu membuat kamu bahagia, selagi itu baik untuk dirimu. Kamu bisa ngelewati semuanya.” Luna tersenyum dengan apa yang Oliver bicarakan. Ini pertama kali bagi Luna mendapatkan semangat dari orang asing yang baru dia kenal.
“Luna Amora panggil saja Luna.” Ucap Luna dengan melontarkan tangannya kepada Oliver. Mereka berjabat tangan satu sama lain.
*****
Delapan Tahun telah berlalu kini Luna Amora di kenal oleh banyak orang. Dia menjadi penulis yang terkenal dan menerbitkan lima buku bahkan sudah di terjemahkan ke dalam 40 bahasa dan ‘Winter’ adalah buku pertama nya bahkan ‘Winter’ menjadi salah satu buku yang paling terlaris.
‘Yourself belong to yourself.
Kekalahan bukan ending
Dari semuanya anggap
Semua kekalahan itu adalah
Semangat untuk mu’
Selasa, 01 September 2020
9 kopling
Saya adalah seorang siswa di sekolah menengah favorit di daerah saya. Saya punya beberapa teman: Cepy, Afif, Rifki, Gery, Riki dan Irfan.
Pada hari Jumat kami menerima tugas ilmiah untuk melakukan percobaan pada bioteknologi, tetapi kami tidak melakukannya hari itu! karena kami memiliki kegiatan kami, kami akhirnya setuju untuk melakukan tugas Kamis sepulang sekolah minggu depan dan itu juga diadakan bersama dengan latihan tari.
Pada awalnya kami akan mengambil bagian dalam latihan tari di sekolah karena sebenarnya ada sesi pelatihan dalam persiapan untuk tarian dalam dua bulan, tetapi karena salah satu dari kami yang merayakan ulang tahun Rizal mengundang kami untuk bergabung dengan ulang tahunnya. Pada akhirnya, kami bergabung bersama untuk merayakannya, bahkan jika tujuan kami hanya untuk mencicipi kue ulang tahun, karena kesenangan makan kue akhirnya lupa bahwa ada program latihan menari yang harus dilakukan. hihihi akhirnya kami bergegas ke rumah Gery tanpa menjadi emosional karena dia punya urusan lain.
Sesampainya di rumah Gery, aku beristirahat sebentar sambil menunggu Rifki dan Irfan ditinggalkan. Belum lama ini, Irfan dan Rifki tiba bersama Gery yang membawa seikat rambutan dan air dingin, segera kami langsung menikmati hidangan lezat yang ditawarkan dari Gery. Tidak lama kemudian, Irfan menerima panggilan telepon dari Afif yang mengatakan dia telah diminta untuk dibawa ke depan kompleks karena dia ingin mengambil bagian dalam tugas itu. Mempertimbangkan jarak antara rumah Gery dan bagian depan kompleks, kami akhirnya memutuskan untuk mengambil Afif dan bekerja di rumah Rifki karena rumah Rifki memiliki jarak terdekat ke bagian depan kompleks.
Bersama Afif kami menuju ke rumah Rifki, tiba di sana kami beristirahat di rumah Rifki di lantai paling atas. Kami berbicara seperti kami mengadakan pertemuan, bahkan jika hal-hal yang dibahas tidak begitu penting, hehehe. Belum lama ini, Rifki memanggil ibunya untuk meminta makanan dan minuman. Bukkk membawa makanan untuk diminum, Rifki bertanya pada ibunya. Ya, tunggu sebentar. Ibunya menjawab. Jangan lupakan imajinasimu, semua yang kau bisikkan pada Rifki, hehehhe …
Akhirnya kami pergi berdansa, sementara dari waktu ke waktu kami makan makanan yang ditawarkan oleh ibu Rifki. hehehe .. sebenarnya pada awalnya kami hanya bercanda. Saya tidak tahu bahwa Rifki benar-benar meminta makanan dari ibunya.
Ketika hujan turun lagi di jalan, kami akhirnya berlindung di sebuah gubuk tidak jauh dari toko roti. Rifki dan Irfan memutuskan untuk pergi ke rumah tukang roti agar tugas kami dengan cepat berakhir, jadi aku, Ceppy, Gery, dan Riki berharap ada di gazebo yang juga merupakan tempat patroli. Setelah beberapa menit, Irfan dan Rifki muncul di pikiran ketika hujan masih turun, kami berharap semuanya beres dan selesai, tetapi masih ada proses memanggang roti, dan ternyata di rumah itu hanya menghasilkan adonan roti yang kemudian itu dimasak di toko roti di jarak tertentu dari tempat pasta diproduksi.
Kami pergi bahkan jika situasinya masih gerimis, ketika kami tiba di toko Rifki ia menyarankan bahwa roti akan dibentuk sebagai kata-kata 9F, pada akhirnya kami setuju, tetapi Riki mengusulkan kata-kata 9 Fiksi yang berarti 9 Fiksi. Sejujurnya, saya benar-benar tidak mengerti mengapa dia memilih kata-kata itu, tetapi kami setuju dengan usulannya. karena Rifki khawatir hujan akan semakin deras, dia akhirnya menyuruh kami pulang ke rumah masing-masing dan yang lainnya, jadi kami menerima dan kembali ke rumah masing-masing.
Hari berikutnya setelah kue selesai, kami mengirimkannya sebagai tugas bioteknologi kami. Tiba-tiba diketahui bahwa kami mendapat nilai terbaik di kelas.
Tema : Teman dan persahabatan
Tkh : Aughy: Baik
Gery: Baik
Rifki: baik, bertanggung jawab, dan konyol.
Irfan: baik
Afif: oke
Riki: oke
Cepy: oke
Alur : Kornologis
Latar : Sekolah,rumah rifki
Amanat : persahabatan adalah karakteristik yang harus dimilik.
Senin, 24 Agustus 2020
Pada pagi hari itu,Diaz pergi ke sekolah dan di antar oleh Kakaknya. Tetapi karena Diaz bungun kesiangan,Diaz pun terlambat mengikutin pelajaran pertama. Bapak guru menjelaskan dan meringkas materi tentang 'besaran turunan' tersebut. besaran turunan adalah besaran yang dapat di tirukan dari besaran pokok sehingga satuannya di turunkan dari satu besaran pokok. Kelajuan juga termasuk salah satu besaran turunan,karena besaran kelajuan di peroleh dari besar dan jarak atau panjang terhadap besaran waktu tepatnya jarak di bagi waktu tempuh. Dan satuan dari kelajuan adalah mater persekon,sedangkan satuan dari luas adalah mater persegi atau meter2. Satuan dari percepatan adalah m/s2
sumber :http://podcast.suaraedukasi.com/podcast/smp/Gara-garaTerlambat.mp3
Jumat, 31 Juli 2020
- aringan yang sangat Luas (Internasional Bahkan Sedunia)
- Memiliki Jaringan yang Kuat
- Perkembangan yang Sangat Pesat
- Bisa di akses kapan saja dan dimana saja
- Jaringan yang kecil dan sempit (hanya mencakup wilayah lokal)
- Perkembangannya yang lambat
- Biasa digunakan oleh perkantoran, sekolah, universitas, rumah sakit, dll
Kamis, 11 Juni 2020
BTIKA
1.Tuliskan isi dari materi tersebut?
Isi dari materi video tersebut adalah kita tetap harus bijak menggunakan sosial media dengan pintar. Dan jika kita sedang bermasalah dengan teman atau sahabat,kita bisa menyelesaikannya dengan cara baik baik tampa mengumbar aib aibnya di sosial media.2. Menurut kalian bagaimana cara bijak dalam bermedia sosia?
Media sosial adalah tempat dimana kita bisa menggungah berbagai macan video dan foto dengan waktu yang cepat. Dan dari salah satu video atau foto yang kita unggah di media sosial pastinya akan ada yang memberi kebencian dengan cara hate comment dan dari situlah kita harus belajar cara bermain sosial media dengan benar dan bijak. Ya memang di sosial media kita bebas berkomentar,tapi sebaikan sebelum berkomentar kita harus ber-etika dalam komentar yang kita berikan,dan tentunya bedakan yang mana komentar kebencian dan saran.cara bijak dalam bermain sosial media adalah :
-Bisa menjaga privasi kita dan orang lain tampa mengumbar di media sosial
-jaga etika.
-jauhi akun atau konten yang bersifat negatif.
-tau batas bermain media sosial.